Genset 1 Phase

Tahukah anda bahwa setiap daya yang dimiliki oleh generator set memiliki perbedaan karena jumlah tegangan phase? Bagi anda yang belum tahu, ada baiknya untuk bertanya dan cek spesifikasi generator sebelum membeli. Pasalnya jumlah phase akan mempengaruhi hasil daya yang dikeluarkan. Sebelum anda beranjak membeli genset 1 phase, simak ulasan berikut ini.

Apa Yang Dimaksud Dengan 1 Phase

Jika anda jeli dalam memperhatikan spesifikasi yang dimiliki oleh genset, umumnya terdapat tulisan phase. Jumlah phase sendiri biasanya terdiri dari 2 yaitu, satu dan tiga phase. Namun apa yang dimaksud dengan phase tersebut? Singkatnya, anda bisa mengatakan bahwa phase adalah tegangan yang dihasilkan oleh kutub l berarus dan kutub n yang tidak berarus.

Angka yang digunakan ini menunjukkan akan berapa jumlah dari tegangan yang digunakan. Tegangan tersebut berkaitan dengan arde atau ground (kutub n) dan kutub l. Untuk mesin 1 phase sendiri, voltage yang dihasilkan berasal dari satu buah tegangan saja. Tegangan tersebut hanya terdiri dari satu kutub l dan satu kutub n.

Alhasil tenaga yang dihasilkan oleh genset ini cenderung lebih rendah dari phase 3. Hal ini terbukti karena umumnya kapasitas daya genset 1 phase hanya mencapai 220 volt saja. Tegangan tersebut ternyata dihasilkan oleh sebuah generator ac 1 phase yang mana memiliki nilai output netral 0 volt dan phase 220 volt.

Perbedaan Genset 1 Dan 3 Phase

Genset 3 Phase

Jika dilihat dari namanya, mungkin anda sudah sempat menebak bahwa kedua mesin ini memiliki tenaga yang berbeda. Hal tersebut memang benar adanya. Pasalnya, 3 phase merupakan mesin yang sudah didukung dengan tegangan dari dua kutub yang memiliki tegangan. Inilah yang menjadi perbedaan utama dari kedua mesin tersebut.

Di mesin 1 phase, kutub L yang bertegangan hanya satu. Namun untuk mesin 3 phase, terdapat 2 kutub L bertegangan yang mampu menghasilkan tiga kali tegangan atau kapasitas dibanding 1 phase. Jika digambarkan dalam diagram, three phase memiliki 3 gelombang yang saling bersahutan. Namun untuk single phase hanya terdiri dari 1 gelombang saja.

Genset 1 phase memiliki daya output yang mencapai 220 volt saja. Namun dengan gelombag yang lebih banyak, maka output voltase yang dihasilkan oleh 3 phase adalah 380 volt. Tidak hanya itu saja, nama dari ketiga tegangan phase pada alternator yang dimiliki juga berbeda. Yang mana di three phase terdiri dari phase R, S, T, dan N.

Mana Yang Harus Dibeli?

Genset 1 Phase

Apabila anda sudah mengerti akan perbedaan tegangan dan watt yang dihasilkan, baru anda bisa memilih produk yang paling cocok. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa single phase memiliki voltage 220 yang mana sesuai dengan standar kapasitas rumah tangga. Untuk kapasitas wattnya sendiri, anda bisa mengacu pada informasi yang tertera di produk.

Seperti contohnya adalah genset 1 phase dengan 10 kw atau 10.000 watt. Berarti, daya listrik yang bisa disuplai mencapai angka tersebut. Namun, jika anda memiliki hunian yang lebih besar dengan kapasitas lebih dari 220v, menggunakan three phase atau 3 phase. Pasalnya, setiap phasenya mampu hasilkan 5kva yang berarti kapasitas dayanya lebih besar.

Secara garis besar, memahami setiap komponen dan juga spesifikasi suatu produk sangatlah penting sebelum membeli suatu barang. Dalam hal ini, 1 phase untuk generator merujuk pada kekuatan daya tegangan. 1 phase memiliki daya yang terbatas, yang mana tidak cocok untuk kegunaan pabrik. Untuk informasi spesifikasi dan produk yang tersedia, anda bisa kunjungi eragenset.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *