Kenali Genset 1 Phase dan Genset 3 Phase dengan Baik

Dalam menjalani hidup sehari-hari, listrik menjadi jenis energi yang kita butuhkan. Hampir semua aktifitas yang kita jalankan memiliki hubungan yang erat dengan energi listrik. Penerangan rumah, mengisi daya handphone, menonton televisi hingga bermain game membutuhkan suplay energi listrik. Tanpa energi listrik, kegiatan sehari-hari yang biasa kita lakukan akan terganggu. Selain mendapatkan listrik dari PLN, energi listrik dapat kita peroleh melalui genset. Genset menjadi alat penghasil daya listrik alternatif yang dapat memenuhi kebutuhan daya listrik dengan baik. Di pasaran, genset terbagi menjadi 2 tipe, yakni genset satu phase dan genset tiga phase. Kedua tipe genset ini memiliki kapasitas tegangan listrik yang berbeda. Genset 1 phase terbaik merupakan genset dengan tegangan listrik sebesar 220 volt sedangkan genset 3 phase memiliki kapasitas tegangan sebesar 380 volt. Jika kita membandingkan kedua tipe genset, ada banyak perbedaan yang dimiliki oleh kedua genset. Untuk mengetahui perbedaan tersebut, simak ulasannya di bawah ini.

Genset satu phase yang memiliki kapasitas tegangan 220 volt ini kerap kali disebut dengan genset fase tunggal. Di dalam genset, kita dapat menemukan dua buah kabel pengeluaran. Kabel pengeluaran tersebut bernama kabel netral dan kabel phase. Genset 1 phase hanya memiliki satu buah kumparan saja dan disusun secara seri. Tegangan yang dimiliki oleh genset ini diukur melalui titik keluaran kabel netral dan kabel phase. Titik netral yang dimiliki oleh generator set 1 phase bukanlah 0. Meskipun begitu, genset memiliki selisih tegangan antara titik netral dan titik phase sebesar 220 volt. Oleh sebab itu, kedua kabel yang ada pada genset nantinya akan menyala ketika kita test dengan menggunakan testpen. Alat penghasil daya listrik ini memiliki nilai cosphi 1 sehingga daya aktif dan daya nyata pada genset memiliki besaran yang sama. Karena genset hanya memiliki satu buah kabel phase, genset dapat mengeluarkan daya listrik maksimal berdasarkan dengan kemampuan daya genset satu phase.

Jika generator set 1 phase memiliki dua buah kabel pengeluaran, genset 3 phase memiliki kabel pengeluaran yang lebih banyak. Genset ini memiliki empat buah kabel pengeluaran yang masing-masing kabel dikenal dengan nama kabel nol, kabel 3 phase, kabel phase 1 dan kabel phase 2. Kabel phase pada genset memiliki simbol phase T, R dan S. Untuk kabel nol, kabel ini diberi simbol N atau netral. Generator set tiga phase dilengkapi dengan 3 buah kumparan. Penghasil daya listrik ini mampu mengeluaran tegangan keluaran sebesar 380 volt. Tegangan keluaran ini diukur melalui titik phase yang berbeda. Tegangan keluaran seebsar 220 volt diukur melalui titik phase netral. Jika generator 1 phase memiliki kumparan yang dihubungan secara seri, kumparan yang ada pada genset ini dihubungan secara bintang.

Tegangan berbeda pada genset 3 phase dapat terhadi akibat gelombang sinus yang berkejaran. Genset memiliki sudut sebesar 120 derajat. Hal inilah yang menyebabkan genset dapat mengeluarkan energi potensial sebesar 380 volt. Titik netral yang dimiliki genset bernilai 0 volt dan diperoleh melalui kumparan bintang pada genset. Nilai tegangan yang ada pada genset ini dapat berubah berdasarkan dengan tegangan yang ada pada kabel phase. Nilai cosphi pada genset ini berbeda dengan genset 1 phase. Genset memiliki nilai cosphi kurang dari 1. Nilai cosphi yang dimiliki oleh genset ini biasanya sebesar 0,8.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *